Mahasiswa Bergerak Melalui
Jurnalistik
Oleh : Desty Dwi Kayanti
Berbicara mahasiswa berarti kita
membicarakan seseorang yang memiliki pemikiran besar. Pemikiran yang
benar-benar akan direalisasikan oleh seorang mahasiswa. Bukan hanya pemikiran
yang dihasilkan oleh seorang mahasiswa, melainkan bukti nyata implementasinya
seperti pergerakan menuju perubahan yang lebih baik akan dilakukan oleh seorang
mahasiswa. Mahasiswa berperan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
karena mahasiswa yang dapat merubah bangsa kita ini menjadi bangsa yang besar
dan bangsa yang baik yang sesuai nilai-nilai pancasila, karenanya mahasiswa
tidak lagi memikirkan suatu yang kecil, tapi pemikiran dari seorang mahasiswa
adalah pemikiran-pemikiran yang besar yang dapat mempengaruhi seluruh bangsa
indonesia.
Mahasiswa adalah pemuda-pemudi bangsa dengan berbagai macam keunggulan. Mereka
pula yang menjaga kestabilan negara, membawa inovasi dan perubahan, serta benih
pemimpin unggul. Bukti nyata seperti halnya pada orde reformasi,
demonstrasi positif, serta pemimpin-pemimpin muda yang semuanya berkaitan erat
dengan mahasiswa. Suatu bangsa yang kaya akan SDA dan SDM namun rapuh didera
berbagai permasalahan juga menjadi salah satu tanggungjawab untuk dibenahi oleh
mahasiswa. Oleh sebab itu peran mahasiswa itu sendiri dalam melakukan suatu
perubahan sangatlah penting. Tapi seorang mahasiswa tidak dapat bergerak
sendiri, melainkan membutuhkan orang lain.Tidak hanya itu mahasiswa juga
membutuhkan beberapa media yang bisa digunakan untuk menunjang pergerakan yang
dilakukan. Karena suatu pergerakan tidak dapat terjadi tanpa adanya orang yang
ingin melakukan perubahan, ada objek yang ingin di ubah dan yang penting
sarana atau media yang digunakan untuk melakukan perubahan. Dalam kehidupan
sehari-hari kita dapat melihat bahwa mahasiswa banyak melakukan pergerakan
menuju perubahan yang lebih baik, seperti contoh nyata di wilayah
kampus,seorang mahasiswa akan ikut serta dalam memberi kritik atau saran kepada
pihak kampus jika ada suatu kebijakan yang dilakukan oleh pihak kampus yang
tidak memenuhi kebutuhan mahasiswa di kampus tersebut.Dalam hal ini mahasiswa
melakukan sebuah kritik dan saran kepada pihak kampus,dan hal tersebut dapat di
tuangkan kedalam sebuah tulisan atau melalui media internet seperti web
kampus atau bisa langsung menemui pihak kampus,jika di lihat bahwa mahasiswa
membutuhkan suatu media yang dapat menunjang pergerakan mahasiswa yaitu dengan
jurnalistik .Mengapa jurnalistik dapat di gunakan sebagai penunjang?
Mungkin hal ini yang menjadi pertanyaan kita semua, ternyata jurnalistik dapat
di jadikan penunjang dalam pergerakan mahasiswa karena dengan adanya
jurnalistik mahasiswa dapat melakukan pergerakan tidak hanya dengan tindakan
langsung tapi juga dapat di lakukan melalui tulisan dan melalui sosial media di
internet yang mana membutuhkan peran jurnalistik di dalamnya. Berbicara
mengenai jurnalistik, sebenarnya apa yang di maksud dengan jurnalistik dan apa
saja yang termasuk jurnalistik tersebut, mengapa mahasiswa membutuhkan
jurnalistik dalam melakukan pergerakan? Iya, pertanyaan inilah yang banyak
terbesit di hati kita semua dan banyak orang yang tidak mengetahui akan peran
penting jurnalistik itu sendiri dalam pergerakan mahasiswa. Jurnalistik
merupakan suatu pengetahuan yang menyangkut pemberitaan seluk beluk kejadian,
peristiwa, atau gagasan yang dapat dijangkau khalayak yang luas, Jurnalistik
bisa dibatasi secara singkat sebagai kegiatan penyiapan, penulisan,
penyuntingan, dan penyampaian berita kepada khalayak melalui saluran media
tertentu. Jurnalistik mencakup kegiatan dari peliputan sampai kepada
penyebarannya kepada masyarakat. Inilah yang meneyebabkan jurnalistik sangat di
butuhkan untuk penunjang pergerakan mahasiswa, bayangkan jika mahasiswa ingin
melakukan suatu inovasi baru, maka seorang mahasiswa akan mnenulis inovasi
tersebut dan mempublikasikannya ke khalayak umum. Agar apa yang ingin di
sampaikan oleh mahasiswa dapat tersalurkan ke semua orang. Tidak hanya itu
dengan adanya bantuan jurnalistik mahasiswa dituntut dalam menyuarakan
kebenaran dengan kekritisannya, dan dalam hal ini mahasiswa dapat menjadi
kacamata masyarakat, dimana mahasiswa mendapat bagian untuk benar-benar
mewakili kepentingan masyarakat. Mahasiswa tidak mendapat tekanan maupun
paksaan dari pihak manapun, ini adalah murni dari pemikiran-pemikiran mahasiswa
itu sendiri untuk menyuarakan kebenaran. Dan mahasiswa akan lebih leluasa
menyampaikan aspirasinya melalui tulisan dan berbagai media sosial lainnya
mengenai permasalahan-permasalahan yang terjadi baik di lingkungan
kampus, masyarakat maupun Negara. Untuk itu mahasiswa sangat membutuhkan
penunjang dari jurnalistik. Bila beberapa tahun ke belakang, identitas
mahasiswa sangat lekat dengan predikat aktivis, turun ke jalan untuk
menyampaikan aspirasinya agar terdengar oleh pemerintah, bukan tidak mungkin
jika kini mahasiswa lekat dengan aktivitas jurnalistik. Bukan hal yang baru
bila terkadang kekuatan tulisan justru lebih hebat. Jurnalistik tak melihat
siapa yang menyampaikan tapi apa yang disampaikan. Dan apa yang di sampaikan
mahasiswa dapat mempengaruhi masyarakat umum dan lebih memiliki langkah nyata
akan apa yang di tulis atau di publikasikan. Jadi tak heran lagi bahwa
mahasiswa dalam melakukan pergerakan akan membutuhkan jurnalistik di dalamnya. Untuk
itu kita sebagai mahasiswa harus menumbuhkan jiwa jurnalisme kita agar apa yang
ingin kita perbuat untuk kampus, masyarakat, Negara Indonesia yang lebih baik
dapat tercapai melalui pergerakan-pergerakan yang kita lakukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar