Rabu, 12 Maret 2014

Mahasiswa Bergerak Melalui Jurnalistik Oleh : Desty Dwi Kayanti (DDK)



Mahasiswa Bergerak Melalui Jurnalistik
Oleh : Desty Dwi Kayanti
            Berbicara mahasiswa berarti kita membicarakan seseorang yang memiliki pemikiran besar. Pemikiran yang benar-benar akan direalisasikan oleh seorang mahasiswa. Bukan hanya pemikiran yang dihasilkan oleh seorang mahasiswa, melainkan bukti nyata implementasinya seperti pergerakan menuju perubahan yang lebih baik akan dilakukan oleh seorang mahasiswa. Mahasiswa berperan penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena mahasiswa yang dapat merubah bangsa kita ini menjadi bangsa yang besar dan bangsa yang baik yang sesuai nilai-nilai pancasila, karenanya mahasiswa tidak lagi memikirkan suatu yang kecil, tapi pemikiran dari seorang mahasiswa adalah pemikiran-pemikiran yang besar yang dapat mempengaruhi seluruh bangsa indonesia.
          Mahasiswa adalah pemuda-pemudi bangsa dengan berbagai macam keunggulan. Mereka pula yang menjaga kestabilan negara, membawa inovasi dan perubahan, serta benih pemimpin unggul. Bukti nyata seperti halnya pada  orde reformasi, demonstrasi positif, serta pemimpin-pemimpin muda yang semuanya berkaitan erat dengan mahasiswa. Suatu bangsa yang kaya akan SDA dan SDM namun rapuh didera berbagai permasalahan juga menjadi salah satu tanggungjawab untuk dibenahi oleh mahasiswa. Oleh sebab itu peran mahasiswa itu sendiri dalam melakukan suatu perubahan  sangatlah penting. Tapi seorang mahasiswa tidak dapat bergerak sendiri, melainkan membutuhkan orang lain.Tidak hanya itu mahasiswa juga membutuhkan beberapa media yang bisa digunakan untuk menunjang pergerakan yang dilakukan. Karena suatu pergerakan tidak dapat terjadi tanpa adanya orang yang  ingin melakukan perubahan, ada objek yang ingin di ubah dan yang penting sarana atau media yang digunakan untuk melakukan perubahan. Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat melihat bahwa mahasiswa banyak melakukan pergerakan menuju perubahan yang lebih baik, seperti contoh nyata di wilayah kampus,seorang mahasiswa akan ikut serta dalam memberi kritik atau saran kepada pihak kampus jika ada suatu kebijakan yang dilakukan oleh pihak kampus yang tidak memenuhi kebutuhan mahasiswa di kampus tersebut.Dalam hal ini mahasiswa melakukan sebuah kritik dan saran kepada pihak kampus,dan hal tersebut dapat di tuangkan kedalam sebuah tulisan atau melalui media internet  seperti web kampus atau bisa langsung menemui pihak kampus,jika di lihat bahwa mahasiswa membutuhkan suatu media yang dapat menunjang pergerakan mahasiswa yaitu dengan   jurnalistik .Mengapa jurnalistik dapat di gunakan sebagai penunjang? Mungkin hal ini yang menjadi pertanyaan kita semua, ternyata jurnalistik dapat di jadikan penunjang dalam pergerakan mahasiswa karena dengan adanya jurnalistik mahasiswa dapat melakukan pergerakan tidak hanya dengan tindakan langsung tapi juga dapat di lakukan melalui tulisan dan melalui sosial media di internet yang mana membutuhkan peran jurnalistik di dalamnya. Berbicara mengenai jurnalistik, sebenarnya apa yang di maksud dengan jurnalistik dan apa saja yang termasuk jurnalistik tersebut, mengapa mahasiswa membutuhkan jurnalistik dalam melakukan pergerakan? Iya, pertanyaan inilah yang banyak terbesit di hati kita semua dan banyak orang yang tidak mengetahui akan peran penting jurnalistik itu sendiri dalam pergerakan mahasiswa. Jurnalistik merupakan suatu pengetahuan yang menyangkut pemberitaan seluk beluk kejadian, peristiwa, atau gagasan yang dapat dijangkau khalayak yang luas, Jurnalistik bisa dibatasi secara singkat sebagai kegiatan penyiapan, penulisan, penyuntingan, dan penyampaian berita kepada khalayak melalui saluran media tertentu. Jurnalistik mencakup kegiatan dari peliputan sampai kepada penyebarannya kepada masyarakat. Inilah yang meneyebabkan jurnalistik sangat di butuhkan untuk penunjang pergerakan mahasiswa, bayangkan jika mahasiswa ingin melakukan suatu inovasi baru, maka seorang mahasiswa akan mnenulis inovasi tersebut dan mempublikasikannya ke khalayak umum. Agar apa yang ingin di sampaikan oleh mahasiswa dapat tersalurkan ke semua orang. Tidak hanya itu dengan adanya bantuan jurnalistik mahasiswa  dituntut dalam menyuarakan kebenaran dengan kekritisannya, dan dalam hal ini mahasiswa dapat menjadi kacamata masyarakat, dimana mahasiswa mendapat bagian untuk benar-benar mewakili kepentingan masyarakat. Mahasiswa tidak mendapat tekanan maupun paksaan dari pihak manapun, ini adalah murni dari pemikiran-pemikiran mahasiswa itu sendiri untuk menyuarakan kebenaran.  Dan mahasiswa akan lebih leluasa menyampaikan aspirasinya melalui tulisan dan berbagai media sosial lainnya mengenai permasalahan-permasalahan yang terjadi baik  di lingkungan kampus, masyarakat maupun Negara. Untuk itu mahasiswa sangat membutuhkan penunjang dari jurnalistik. Bila beberapa tahun ke belakang, identitas mahasiswa sangat lekat dengan predikat aktivis, turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasinya agar terdengar oleh pemerintah, bukan tidak mungkin jika kini mahasiswa lekat dengan aktivitas jurnalistik. Bukan hal yang baru bila terkadang kekuatan tulisan justru lebih hebat. Jurnalistik tak melihat siapa yang menyampaikan tapi apa yang disampaikan. Dan apa yang di sampaikan mahasiswa dapat mempengaruhi masyarakat umum dan lebih memiliki langkah nyata akan apa yang di tulis atau di publikasikan. Jadi tak heran lagi bahwa mahasiswa dalam melakukan pergerakan akan membutuhkan jurnalistik di dalamnya. Untuk itu kita sebagai mahasiswa harus menumbuhkan jiwa jurnalisme kita agar apa yang ingin kita perbuat untuk kampus, masyarakat, Negara Indonesia yang lebih baik dapat tercapai melalui pergerakan-pergerakan yang kita lakukan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar