Rabu, 02 April 2014

CERPEN Cinta Membuat Hidup Tersiksa


     Seorang gadis yang ceria, patuh, santun, dan suka menolong. Itulah dia Ayu, nama panggilannya sehari-hari. Ayu adalah seorang siswi SMA yang memiliki semangat kuat dalam meraih cita-citanya, ia adalah seorang anak   yang selalu ceria dalam menuntut ilmu. Dalam menuntut ilmu, Ayu mengalami berbagai macam cobaan. Satu persatu cobaan datang silih berganti.
    Dimulai dari ia mengenal suatu perasaan yang banyak orang telah merasakannya, yaitu CINTA. Ayu telah mulai mengenal cinta saat ia menginjak kelas 1 SMA. Saat itulah peristiwa hidupnya dimulai. Karena keceriannya yang membuat orang lain senang, Ayu pun menjadi perhatian banyak orang, terutama kakak kelasnya di sekolah. Setiap hari  Ayu selalu mengawali aktifitasnya dengan senyuman indah yang terpancar menawan. Saat ia hendak memasuki sekolah baru, penampilan baru dan kehidupan baru. Ia merasa kagum saat pertama kali ia mengenal seorang cowok yang selalu memperhatikan ia disekolah. Rino, itulah nama kakak kelas ayu, ia adalah cowok yang ganteng dan perhatian. Karena ketampanannya seluruh cewek di sekolah menyukainya. Tetapi rini sudah terlanjur jantuh cinta kepada ayu sehingga tidak ada satu pun cewek yang bias mendapatkan Rino.
          Ayu terkejut saat mengetahui kak Rino, kakak kelasnya menyukainya. Awalnya ayu menganggap itu semua bohongan, tetapi setelah beberapa hari setelah ayu mengetahui bahwa Rino menyukainya, ternyata rino telah berusaha mencari nomor ayu,  dan Rinopun berhasil mendapatkannya. Malam yang sunyi Ayu sedang duduk belajar didepan teras rumahnya sambil menatap bintang dilangit, suara Hp pun berbunyi, tliiiliiiiitttttttttttttt…….tttliliiliittttt……tlililittttttt……. Ayu pun melihatnya, ternyata ada sebuah pesan masuk. Ooohh…. Tidak disangka sebuah nomor yang tidak dikenalnya mengirim Sms. Haii, Ayu…. Malam.. kamu lagi ngapain??  Itulah isi smsnya dengan raut wajah yang heran ayupun berpikir, tumben ada sebuah sms dari nomor asing masuk ke Hpnya,  akhirnya Ayu pun menanyakan siapa yang mengirimkan sms itu. Tak lama waktu setelah pesan itu dikirim smsnya pun dibalas, ternyata yang meng-smsnya ialah Rino yang tak lain adalah kakak kelasnya. Dengan raut wajah yang senang ayu teriak kegirangan sambil berpikir dalam hati “ apa benar kak Rino yang mengirim sms ini” Ayu benar-benar tak menyangka akan di sms oleh kak Rino yang tak lain cowok yang disukai oleh semua cewek disekolah mereka. Waktu pun berlalu, babak baru mulai berjalan, perkenalan antara Ayu dan Rino membuahkan hasil, setelah sekian lama mereka sering mengirim pesan singkat mereka pun kian hari makin dekat. Ayu mulai merasakan ada sesuatu yag lain dengan perasaannya, “apa yang terjadi dengan perasaan ku??? Seru Ayu dalam hati”. Setiap hari Ayu tersenyum gembira setiap waktu ia tak henti-hentinya memegang Hp, tak ia peduliakan jika ada sesuatu yang mengganggunya ataupun menegurnya. Disekolah ia bertemu dengan Rini, entah ada apa dengan dirinya, ayu selalu tersenyum gembira. Ternyata Ayu telah benar-benar jatuh cinta kepada Rino. Akhinya mereka pun berpacaran.
          Awal yang indah dirasakan Ayu, memiliki seorang pacar, perhatian dan di sukai semua cwek-cwek sekolahnya, tetapi tak lama berselang kekacauan mulai muncul diantara hubungan mereka. Karena selalu mengurus hubungannya dengan Rino, tanpa ia sadari aktifitas rutin yang dulu ia sering lakukan, seperti belajar, sekarang telah terlupakan atau sama sekali tak terpikirkan. Sehingga prestasinya yang dulu ada sekarang hilang bak ditelan bumi. Ayu mulai gelisa setelah mendapatkan nilai-nilai tugas dan ulangannya banyak yang jauh dari keinginannya. Ayu mulai merasakan hal itu setelah berpacaran selama 3 bulan dengan Rino. Tanpa disangka hubungan yang ayu dambakan itu akhirnya harus kandas karena penyesalan Ayu yang sudah terjebak dalam dunia percintaan yang merupakan awal dari kemaksiatan.
          Ternyata saat berpacaran dengan  Rino, Ayu pernah melakukan sesuatu yang diluar perkiraan dan dilarang agama. Sungguh hal yang bertolak belakang dengan kehidupan Ayu tapi apa boleh dikata ia sudah terjebah dalam rayuan setan. Ayu sangat menyesali semua yang telah dilakukan saat bersama Rino. kenyataanya semenjak putus dari Rino, Rino tidak pernah lagi menghiraukan Ayu. Karna Rino hanya menginginkan kepuasannya saja. Tak lama putus dari Ayu, Reno telah memiliki pacar baru. Ayu merasa kecewa dan sakit hati kepada Reno, hal inilah yang membuat kehidupan Ayu dilanda dengan cobaan demi cobaan. Dulu seorang gadis ceria, semangat belajar, sekarang menjadi seorang gadis yang pendiam, murung, tidak bersemangat dan mudah putus asa.
Apa yang terjadi dalam hidup ku sekarang???
Kenapa ini semua terjadi pada ku??
Pertanyaan yang sedang malanda pikiran Ayu. Setiap malam kegelisahan sering menghampirinya, tak diduga pengalaman masa lalunya terulang lagi, Ayu mulai mengingat lagi semua yang telah menimpanya saat dibangku SMP dulu. Terlalu banyak pengalaman yang menyiksa hidupnya.
           Terigat akan peristiwa keluarganya, teman-teman sekolahnya dulu dan peristiwa batin yang pernah dirasakan Ayu sehingga ia pernah merasakan putus asa dalam hidupnya. Berawal dari persahabatannya yang hancur, kisah cintanya yang diduakan, kekecewaan dalam mendapatkan prestasi, dan cobaan dalam keluarganya.
          Ayu memiliki keluarga yang yang boleh dikatakan tidak harmonis. Kedua orang tuanya sering betengkar, bahkan Ayu sering dimarahi dan dipukuli oleh orang tuanya. Saat itu Ayu tidak dapat berbuat apapun, ia hanya seorang gadis SMP yang tidak tahu apapun.
          Setiap ia melakukan sesuatu yang baik pasti ada saja kejelekan yang akan dibuat oleh dua orang tuanya. Hidupnya tidak pernah ada yang memperhatikan. Ia selalu putus asa dengan masalah-masalah dengan orang tuanya. Padahal Ayu adalah anak yang rajin ia selalu mengerjakan tugas rumah.
          Tetapi pada saat ia tak sengaja lupa membersihkan satu ruangan dirumahnya, ibunya langsung mamarahinya. Entah gara-gara apa ibunya selalu marah setiap hari. Ayu hanya bisa diam dan bersabar. Tetapi ada saatnya kesabaran Ayu tidak dapat di tahan lagi.
          Akhirnya suatu kejadian pun terjadi, setelah Ayu dimarah-marah oleh ibunya dan menuduhnya dengan kata-kata yang salah, sehingga hati Ayu tak tahan lagi. Ia melawan ibunya bicara dan ibunya pun semakin marah dan memukulinya. Air matanya pun tidak dapat ditahan lagi, cucuran air keluar  dari matanya yang indah. Ia menyesal telah melawan ibunya, padahal ia sangat sayang dengan ibunya.
Pukul lagi mah..pukul, emang saya saja yang selalu salah..
saya capek sama ini semua …?
Kenapa setiap hari saya saja yang selalu dimarah?
Padahal saya sudah membersihkan rumah?
Suara gertakan Ayu kepada mamanya.
Mamanya pun pergi.
           Tak lama berselang, ayahnya pun pulang. Entah apa yang dikatakan ibunya, akhirnya Ayu pun dipukuli oleh ayahnya dengan ikat pinggang. Begitu sakitnya pukulan itu, pukulan yang dulu ia pernah rasakan saat masih kecil. Ayu kanget dan semakin menangis melihat kenyataan hidupnya sekarang.
          Tidak hanya itu, Ayu juga tidak tahan melihat orang tuanya yang selalu bertengkar tidak jelas. Keadaan ini dari tahun ke tahun selalu terulang, hingga Ayu memasuki bangku SMA saat ini. Tetapi cobaan menambah kepenatan hidup Ayu. Ayu si gadis pintar disekolahnya, tiba-tiba setelah mengetahui hasil ujian nasionalnya mendapat peringkat 6, sungguh kenyataan yang memilukan.
           Padahal selama ini Ayu selalu mendapat juara umum. Orang tuanya pun saat itu langsung memarahi Ayu, karena mereka merasa dipermalukan. Tapi mereka tidak pernah memikirkan tentang psikologis Ayu yang selalu harus menghadapi sikap orang tuanya yang suka marah dan berkelahi, inilah yang membuat konsentrasinya menurun, keputuasaan pun menyelimuti hati Ayu. Tidak ada lagi yang memberikan ia motivasi, seharusnya ia mmembutuhkan motivasi dari orang terdekatnya dalam kondisi seperti ini.
          Tetapi setelah kejadian ini, Ayu berhasil mendapat prestasi lagi di SMA setelah ia masuk SMA favorit yang di inginkanya, walau awalnya ia telah membuat orang tuanya kecewa, tetapi tetap ada semangat dan tekad untuk membuktikan bahwa ia pasti bisa membahagiakan dan membanggakan orang tuanya, karena tujuan hidupnya hanya untuk membahagiakan orang tuanya dan membuat mereka tersenyum bangga melihat Ayu sukses.
    Setelah teringat masa lalunya yang curam, Ayu berfikir sampai kapan cobaan ini akan berakhir? Apakah mungkin semua yang terjadi dalam hidupnya karena ia sudah mengenal pacaran yang menghasilkan kemaksiatan? Tentu jawabanya iyaa. Lalu bagaimana ayu mendapatkan kembali semangat hidupnya?
          Mulai saat itu, Ayu pun tidak percaya lagi dengan cinta, karena cinta hanyalah kebutaan yang menjadi jebakan dalam hidupnya. Ayu mulai membenahi dirinya lagi dan melupakan semua yang telah terjadi dan menempuh hidup yang lebih baik lagi dengan semangat tinggi dan tujuan untuk membanggakan orang tuanya.
           Akhirnya Ayu pun mulai mengerti arti hidupnya selama ini. Ayu akhirnya dapat bangkit dari keterpurukannya, setelah mengalami berbagai intimidasi dari teman-temannya, keluarga, bahkan sahabatnya, Ayu menjadi mengerti arti dari sebuah kesalahan dan ia tak pernah dendam kepada orang yang telah menjauhinya, memakinya serta mengintimidasinya.
           Ia yakin semua orang yang melakukan hal yang membuat ia tersakiti itu merupakan ujian untuk Ayu agar bisa bersabar melewati cobaan yang di alaminya saat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar